The Silent Man #5: Nada Panggilan
Salah satu hal lucu yang aku sadari setelah kepergianmu adalah bagaimana aku memanggil diriku dengan nada yang biasa kau gunakan saat memanggil namaku. Bee-ni-i-ing~ Layaknya nada yang digunakan oleh seorang teman yang mengajak bermain di siang bolong sepulang sekolah. Lugu dan membuat penasaran. Aku belum mafhum dengan mekanisme kematian. Aku pun enggan mengerti akannya. Apakah kau bisa melihatku dari kejauhan, menyaksikanku bertingkah sebagian besar mengecewakan? Atau kita dibatasi tembok tinggi di antara 2 dimesi yang berbeda? Yang jelas adalah aku selalu memanggil namaku sendiri ketika gundah melanda atau panik datang tiba-tiba. Aku menyebut namaku sendiri untuk menenangkan diri. Panggilan namaku bagai pelukan yang meredam emosi. Panggilan namaku bagaikan suatu kontrol diri. Akhir-akhir ini aku sadar bahwa nada panggilanku terhadap diriku sendiri adalah seperti nada yang kau pakai ketika memanggilku ke papan tulis di ruang kerjamu untuk mendengarkan let...