The Silent Man #4: Apakah Kau Suka yang Baik? Apakah Baik yang Kau Suka?
Masih ingat betapa sangat terpuruknya diri ini karena tidak ditawari untuk menjadi tim kerja praktik departemen, bahkan oleh orang-orang yang hampir setiap hari bercengkrama dengan akrab. Masih ingat betapa diri ini merasa tidak berharga ketika selama ini hubungan teman yang diyakini ternyata bertepuk sebelah tangan. Dirasanya mereka pasti menjadikan aku pilihan nomor satu karena aku satu-satunya yang berbeda. Namun karena "berbeda" itulah aku tak terpilih. Masih ingat betapa diri ini menyesal tiada henti ketika mendapati diri sangat bodoh menolak tawaran menjadi rekan tim yang harusnya dinanti-nanti hanya karena tidak mengenali. Masih ingat betapa diri ini sangat ingin merantau kembali, kerja praktik, jauh-jauh dari rumah. Dengan kondisi rumah yang menyesakkan, inginnya pergi saja, tidak perlu memikirkan rumah sama sekali. Sudah setahun mendekam. Harus lagi? Betapa susahnya mencari tempat untuk kerja praktik. Ada proyek yang lockdown lah. Ada proyek yang ternyata sudah mau s...